BerandaDaerahBabinsa Desa Harapan Jaya Ingatkan Warga Binaannya Waspada Karhutla

Babinsa Desa Harapan Jaya Ingatkan Warga Binaannya Waspada Karhutla

Babinsa Desa Harapan Jaya, Koramil 01/Ranai, Kopda Edi Sufriadi, saat memberikan sosialisasi bahaya Karhutla kepada warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah, pada Jum’at (17/03/2023) pagi. (foto : Sholeh)

Natuna, SinarPerbatasan.com – Dalam upaya mencegah kebakaran yang lebih luas, Babinsa Desa Harapan Jaya, Kopda Edi Sufriadi, Personil Koramil 01/Ranai Kodim 0318/Natuna, mengajak masyarakat mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Sumur Batu RT 02/RW 06, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Memasuki musim kemarau sudah menjadi kegiatan rutin personel Babinsa di lapangan secara masif memberikan edukasi kepada masyarakat guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Harapan Jaya, Kopda Edi Sufriadi, pada Jum’at (17/03/2023) pagi, terus melakukan sosialisasi maupun pengawasan melalui patroli sekaligus memasang baliho tentang larangan membakar hutan dan lahan di setiap titik-titik rawan kebakaran.

Dalam upaya mencegah Karhutla, Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan untuk kepentingan apapun.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

“Dengan partisipasi semua pihak terkait bersama seluruh komponen masyarakat, diharapkan secara bersama-sama dapat mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Edi Sufriadi, kepada sinarperbatasan.com.

Sementara itu, Danramil 01/Ranai, Mayor Inf Roganda Simanjuntak, S.E, mengatakan, kehadiran Babinsa harus bisa dirasakan masyarakat, untuk memberikan solusi, meringankan beban masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Babinsa menjadi tempat mengadu masyarakat terkait hal-hal yang berdampak pada keamanan nasional. Ia dituntut untuk dapat memetakan kondisi teritorialnya dan terus meningkatkan komunikasi sosial, manajemen teritorial, pengumpulan data dan analisa sesuai aspek geografi, demografi dan kondisi sosial di lapangan.

“Hal ini harus terwujud dalam rangka menghadapi ancaman nyata. Memang sukses itu berat akan tetapi sukses itu nikmat, apabila hal ini dapat terwujud oleh Babinsa dalam mengoptimalkan bimbingan teritorial dengan baik di lapangan,” terangnya. (Sholeh)

Editor : Imam Agus

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine


Google search engine

Most Popular

Recent Comments

https://ibb.co/hBb6x82