Ikan Pari Burung Raksasa 150 Kilogram Gegerkan Warga Kelanga Natuna

0
65
Google search engine

Natuna, SinarPerbatasan.com – Warga Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), digemparkan dengan penemuan seekor ikan pari berukuran raksasa di perairan sekitar desa setempat, Minggu (1/2/2026) siang.

Ikan pari yang diduga merupakan jenis pari burung itu memiliki bobot sekitar 150 kilogram dan tergolong langka dijumpai nelayan.

Ikan pari raksasa tersebut pertama kali ditemukan oleh Adam, seorang nelayan setempat, saat hendak mengecek kelong miliknya di perairan laut Desa Kelanga.

Kelong diketahui merupakan alat tangkap tradisional berupa perangkap ikan tancap berukuran besar yang terbuat dari jaring dan kerangka kayu, dan lazim digunakan nelayan pesisir Natuna.

Menurut Adam, keberadaan ikan pari tersebut diketahui setelah ia mendapati jaring kelong dalam kondisi tidak biasa.

Setelah didekati, ternyata seekor ikan pari berukuran sangat besar terperangkap di dalamnya.

“Ikan tersebut masuk ke dalam kelong,” ujar Adam kepada awak media SinarPerbatasan.com.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

Penemuan tersebut dengan cepat menyebar ke warga sekitar. Sejumlah masyarakat berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung ikan pari raksasa yang jarang dijumpai itu.

Beberapa warga mengaku baru pertama kali melihat ikan pari dengan ukuran sebesar itu secara langsung.

Hal senada disampaikan Marjani Aditya, yang merupakan menantu Adam. Ia memperkirakan berat ikan pari tersebut mencapai sekitar 150 kilogram.

Berdasarkan ciri fisiknya, ikan tersebut diduga kuat merupakan jenis pari burung, yang dikenal memiliki ukuran tubuh besar dan jarang tertangkap nelayan setempat.

“Jenisnya pari burung. Beratnya sekitar 150 kiloan,” terang Marjani.

Proses evakuasi ikan pari dari kelong ke tepi pantai dilakukan secara gotong royong menggunakan tali tambang, mengingat ukuran dan bobot ikan yang cukup besar.

Proses tersebut sempat menyita perhatian warga dan berlangsung cukup lama.

Setelah berhasil ditarik ke daratan, ikan pari tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pemilik kelong.

Sebagian daging ikan dikonsumsi bersama keluarga dan warga sekitar, sementara sebagian lainnya dijual kepada masyarakat.

Penemuan ikan pari langka ini menjadi peristiwa langka bagi warga Desa Kelanga dan sekitarnya.

Warga berharap kejadian serupa tetap dapat dikelola dengan bijak, sekaligus menjadi pengingat akan kekayaan biota laut yang dimiliki perairan Natuna. (Erwin)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini