BerandaDaerahMarzuki Apresiasi Bukber yang Digelar Nato di Pelabuhan Sedanau

Marzuki Apresiasi Bukber yang Digelar Nato di Pelabuhan Sedanau

Suasana buka puasa bersama yang di gelar Nato, salah seorang tokoh masyarakat dan pengusaha besar di Natuna, pada Senin (17/04/2023) petang, di Pelabuhan Sedanau. (foto : Sholeh)

Natuna, SinarPerbatasan.com – Sejumlah warga Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna buka puasa di lokasi pelabuhan. Gelaran tikar dengan berbagi santapan lezat untuk berbuka puasa menjadi sangat nikmat, karena disuguhi pemandangan alam laut dan kapal kapal yang sandar di pelabuhan Sedanau.

Marzuki, selaku Ketua Komisi II DPRD Natuna, saat buka bersama merasa tersanjung. Hal ini karena giat buka bersama di Sedanau digelar oleh Nato, salah seorang tokoh masyarakat yang agamanya non muslim.

Sinergitas toleransi beragama sangat kental di Sedanau, tampak berbagi para tokoh agama, tokoh masyarakat hadir dalam giat buka bersama tersebut.

Marzuki, menjelaskan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan wujud nyata toleransi beragama di Kelurahan Sedanau, hadir ditengah-tengah masyarakat.

Tampak Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki dan Nato, saat berada ditengah-tengah masyarakat Sedanau yang menikmati buka puasa bersama.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

“Rasa toleransi antar umat beragama sangat tinggi umumnya di Natuna dan khususnya di Sedanau dan semoga saja bapak Nato semakin peduli terhadap semua masyarakat di Sedanau” ucap Marzuki, kepada awak media ini, Senin (17/04/2023) sore.

Selain itu, Marzuki jelaskan, dalam acara buka puasa tersebut, juga di hadirkan doa selamat untuk kapal Feri milik Nato.

“Harapan kita dengan berjalannya 2 buah feri beliau tentunya cukup membantu pemerintah dalam penyediaan transportasi Sedanau – Binjai dan juga sebaliknya,” ujar Marzuki.

Masyarakat Sedanau tampak antusias menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar oleh Nato di pelabuhan Sedanau.

Diketahui, Sedanau akrab disebut Kota Apung, merupakan suatu pulau tersendiri yang terpisah dari pulau Bunguran besar dimana pusat kota Kabupaten Natuna terletak di Kota Ranai.

Terkait untuk Feri, warga Sedanau sangat berharap kepada kapal feri, karena transportasi ini sebagai moda utama menuju Kota Ranai.

Dengan adanya 2 kapal feri, trayek Sedanau – Binjai akan bertambah untuk perharinya. Hanya menempuh sekitar 45 menit, warga dari dan ke Sedanau cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 77 ribu, sudah bisa menikmati kapal cepat feri tersebut. (Sholeh)

Editor : Imam Agus

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine


Google search engine

Most Popular

Recent Comments

https://ibb.co/hBb6x82