BerandaDaerahTernyata Jalan Sihotang Ranai Diambil dari Nama Danlanud, Ini Kisahnya !!

Ternyata Jalan Sihotang Ranai Diambil dari Nama Danlanud, Ini Kisahnya !!

Jalan Sihotang, di Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, yang dulunya dibangun oleh Danlanud Ranai masa bhakti 1988-1990. (foto : Dok. Lanud RSA Ranai)

Natuna, SinarPerbatasan.com – Buat kalian yang tinggal atau pernah datang ke Natuna, khususnya dikawasan Ranai Kecamatan Bunguran Timur, tentunya pernah mendengar atau bahkan melewati Jalan Sihotang.

Jalan Sihotang adalah ruas jalan yang menghubungkan Jalan H. Hasan Ramli dan Jalan Hang Tuah Air Lakon, di Kecamatan Bunguran Timur.

Nama jalan Sihotang ternyata berasal dari nama salah satu Danlanud Ranai atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Lanud Raden Sadjad.

Diceritakan Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud), Kolonel Pnb Jajang Setiawan, saat melakukan silaturahmi dengan wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Jurnalis Natuna (PJN) di Graha Serasan, Lanud RSA, pada Selasa (18/04/2023) kemarin.

Awal mula dibuka atau dibangunnya jalan Sihotang, menurut cerita Kolonel Jajang, berawal dari gagasan ide dari Letkol Pnb Sumihar Sihotang, yang pada saat itu menjabat Danlanud Ranai sekitar tahun 1988 sampai dengan 1990.

Sekitar awal bulan Agustus tahun 1989 Danlanud Ranai, Letkol Pnb Sumihar Sihotang melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Camat Bunguran Timur, untuk berkoordinasi tentang rencana pembangunan jalan yang berada di Kampung Air Lakon, Kelurahan Ranai.

Pertemuan tersebut menurut Danlanud RSA dihadiri oleh Danlanud Ranai Letkol Pnb Sumihar Sihotang, Camat Bunguran Timur, Edwar Mushalli dan Lurah Ranai, Anwar Saleh.

Rencana pembangunan jalan Sihotang diinisiasi mengingat saat itu kondisi jalan di Kampung Air Lakon saat itu hanya berupa jalan setapak yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, karena lahan disekitar jalan tersebut sebagian besar rawa dan saat hujan jalan tersebut tertutup banjir.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

Kegiatan Pengerjaan Jalan Sihotang

Danlanud Ranai masa bhakti 1988-1990, Letkol Pnb Sumihar Sihotang, sosok penggagas pertama pembukaan Jalan Sihotang di Kelurahan Ranai, Natuna.

Selanjutnya Kolonel Jajang menceritakan, proses pengerjaan jalan Sihotang dimulai pada akhir bulan Agustus 1989, pada pengerjaan melibatkan anggota TNI AU dan masyarakat.

“Anggota Lanud Ranai, Satrad 212, Personil BKO Paskhas dan masyarakat serta pelajar SMU 1 dan Pramuka, namun pengerjaan selanjutnya dilakukan oleh anggota Lanud Ranai,” terangnya.

Selama pengerjaan jalan tersebut Lanud Ranai menurunkan 20 sampai 30 personil (1 SST) setiap harinya secara bergantian mulai pukul 07.00 sampai dengan 16.00 WIB.

Pengerjaan jalan tersebut meliputi pelebaran, perataan jalan, penebangan pohon-pohon besar dan pembabatan semak-semak yang berada di sisi bahu jalan yang berada di sisi bahu jalan yang semuanya dilaksanakan secara manual.

Jalan tersebut lambat laun oleh masyarakat sekitar dinamai Jalan Sihotang hingga sekarang, karena mereka ketahui jalan tersebut dibangun oleh Danlanud Ranai, Letkol Pnb Sumihar Sihotang beserta anggotanya.

Untuk menghormati dan mengabadikan jasa dari Danlanud Ranai itu, saat ini pihak Lanud RSA sedang mengupayakan memberikan nama jalan tersebut lengkap dengan pangkat yaitu Jalan Letkol Pnb Sumihar Sihotang.

Menurut Kolonel Jajang, hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa bangga dan penghargaan atas jasa Letkol Pnb Sumihar Sihotang saat bertugas menjadi Danlanud Ranai. (Khairud)

Editor : Imam Agus

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine


Google search engine

Most Popular

Recent Comments

https://ibb.co/hBb6x82