Natuna, SinarPerbatasan.com — Komunitas Natuna Sastra menggelar kegiatan bedah buku di Kampus STAI Natuna, Senin pagi (22/09/2025), sekira pukul 08.00 WIB.
Acara ini dilanjutkan dengan berbagai lomba, seperti lomba puisi, melukis cerita rakyat, dan dongeng tingkat pelajar. Kegiatan turut dihadiri sejumlah instansi pemerintah, mahasiswa, komunitas, serta para pelajar.
Presiden Mahasiswa STAI Natuna, Muhammad Raus, mengaku sangat senang dapat hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang ilmu sekaligus sarana silaturahmi antara mahasiswa dan Komunitas Natuna Sastra.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Komunitas Natuna Sastra. Bagi saya, ini sangat menarik karena mampu menghidupkan kembali budaya yang ada di Natuna, serta mengenalkan kepada mahasiswa dan pelajar tentang tradisi yang masih terjaga di daerah kita,” ungkap Raus.
Buku yang dibedah dalam kegiatan ini berjudul Membelah Waktu, karya sastrawan Natuna, Destriyadi.
Sementara itu, Sonia selaku Sekretaris DEMA STAI Natuna menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat generasi muda dalam melestarikan budaya dan mengembangkan keterampilan di bidang sastra.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda kebersamaan dan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya melalui karya sastra. (Zubad)















