Tingkat Keberhasilan Capai 95,88 Persen, PetroChina Rehabilitasi 34 Hektare DAS dan Hutan Gambut di Jambi

0
11
Google search engine

Jakarta, SinarPerbatasan.com – Upaya pemulihan ekosistem hutan dan daerah aliran sungai (DAS) yang dilakukan SKK Migas–PetroChina International Jabung Ltd. menunjukkan hasil yang signifikan.

Perusahaan migas tersebut berhasil merehabilitasi lahan seluas 34 hektare di Kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, dengan tingkat keberhasilan vegetasi mencapai 95,88 persen.

Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) PetroChina untuk pembangunan jalur pipa, fasilitas produksi, dan sumur eksploitasi di Wilayah Kerja (WK) Jabung. Lahan hasil rehabilitasi tersebut secara resmi diserahkan kembali kepada Kementerian Kehutanan pada 17 Desember 2025.

Penyerahan hasil rehabilitasi dilakukan secara simbolis oleh Vice President Operations PetroChina, Khostarosa Andhika Jaya, kepada Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan, Dyah Murtiningsih, di Jakarta.

Berdasarkan hasil penilaian tim lintas instansi yang melibatkan BPDAS Batanghari, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, serta UPTD KPH Unit XIV Tanjung Jabung Timur, rehabilitasi vegetasi dinilai berhasil dengan tingkat pertumbuhan tanaman mencapai 95,88 persen.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

Jenis vegetasi yang ditanam merupakan tanaman asli lahan gambut, antara lain jelutung rawa, pulai rawa, balangeran, kayu aro, jengkol, nangka, dan pinang. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 3 x 3 meter atau sekitar 1.100 batang per hektare, dengan tinggi rata-rata tanaman mencapai 127,5 sentimeter.

Sejak tahun 2022, PetroChina aktif terlibat dalam rehabilitasi DAS dan kawasan HLG di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Atas komitmen tersebut, pada 2023 PetroChina menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas keberhasilan rehabilitasi DAS seluas 473 hektare serta pengembangan 40 hektare hutan kota di Muara Sabak Barat.

Selain reklamasi dan rehabilitasi lahan, PetroChina juga berkontribusi dalam berbagai program penanaman mangrove di Jambi dan sejumlah daerah lain di Indonesia.

Hingga kini, perusahaan telah menanam lebih dari 93 ribu bibit mangrove, di antaranya 35.200 bibit di Waitambi (Tanjung Jabung Timur), 10.813 bibit di Pangkal Babu (Tanjung Jabung Barat), 10.000 bibit di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, serta 5.000 bibit di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya PetroChina dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan dan pesisir. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini