Masyarakat Desak SPI PLN Turun Audit Pemadaman Listrik di Daik Lingga

0
59
Google search engine

Lingga, SinarPerbatasan.com – Masyarakat Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mendesak Satuan Pengawasan Intern (SPI) PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk segera turun ke lapangan melakukan investigasi dan audit terhadap operasional PLN di wilayah Dabo, khususnya sub rayon Daik, Lingga, Senin 30 Maret 2026.

Desakan ini muncul akibat kondisi pemadaman listrik bergilir yang dinilai semakin tidak jelas dan meresahkan warga. Hingga kini, masyarakat mengaku tidak mendapatkan kepastian mengenai kapan pemadaman tersebut akan berakhir. Tidak hanya itu, jadwal pemadaman yang sebelumnya telah diumumkan oleh pihak PLN juga disebut-sebut kerap tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa listrik sering padam di luar jadwal yang telah ditentukan. Bahkan, dalam beberapa kasus, pemadaman berlangsung lebih lama dari waktu yang diumumkan, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga usaha kecil.

“Kami tidak tahu lagi harus berpatokan pada jadwal yang mana. Kadang listrik padam tiba-tiba, kadang hidup lebih lama dari jadwal, tapi sering juga padam lebih lama. Ini sangat merugikan kami,” ungkap salah seorang warga Daik.

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi. Pelaku usaha kecil seperti pedagang makanan dan pemilik usaha berbasis listrik mengaku mengalami penurunan pendapatan akibat ketidakpastian pasokan listrik.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

Masyarakat menilai, situasi ini menunjukkan adanya persoalan dalam manajemen operasional kelistrikan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, mereka meminta agar SPI PLN turun langsung untuk melakukan audit menyeluruh, baik dari sisi teknis, manajemen, maupun penggunaan anggaran.

“Kalau memang ada kendala, seharusnya dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Jangan sampai ada kesan informasi ditutup-tutupi. Kami minta SPI turun agar semuanya jelas,” tambah warga lainnya.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya transparansi dari pihak PLN terkait penyebab pemadaman yang terjadi. Penjelasan yang terbuka dinilai penting untuk menghindari spekulasi negatif dan menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan kelistrikan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait keluhan masyarakat tersebut. Warga berharap, dengan adanya desakan ini, pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret guna memperbaiki kondisi pelayanan listrik di Kabupaten Lingga, khususnya di wilayah Daik.

Masyarakat menegaskan bahwa kehadiran SPI PLN sangat dibutuhkan untuk memastikan tidak adanya penyimpangan serta menjamin pelayanan listrik yang lebih baik, adil, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Diketahui, berita ini masih butuh konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak PLN Dabo Singkep. (Hendra)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini