Lingga, SinarPerbatasan.Com-Warga Kelurahan Pancur,Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengeluhkan kondisi listrik yang tidak stabil dalam beberapa waktu terakhir. Pemadaman yang terjadi berulang kali dengan pola hidup–mati yang tidak menentu disebut telah menjadi “santapan sehari-hari” bagi masyarakat setempat.
Sejumlah warga menyebut, pemadaman listrik tidak lagi mengacu pada jadwal resmi yang biasanya diumumkan oleh pihak PT PLN (Persero) ulp Dabo Singkep yang telah melakukan pemeliharaan mesin PLTD Musai, Sejak pagi hingga malam, listrik kerap padam dan kembali menyala tanpa kepastian waktu, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.
“Kami tidak tahu lagi jadwalnya. Kadang pagi mati, siang hidup sebentar, lalu mati lagi. Ini sangat mengganggu,” ujar salah satu pelanggan di Pancur, Selasa 31 Maret 2026.
Selain menghambat aktivitas harian, kondisi listrik yang tidak stabil juga berdampak pada peralatan elektronik warga. Tegangan listrik yang naik turun dinilai berisiko merusak perangkat seperti televisi, kulkas, hingga alat elektronik lainnya.
Warga pun mulai mempertanyakan kualitas pelayanan listrik di wilayah mereka (PLTD Musai), Bahkan, muncul anggapan bahwa Kelurahan Pancur terkesan “dianaktirikan” dibandingkan daerah lain yang dinilai lebih jarang mengalami pemadaman.
Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak Satuan Pengawasan Intern (SPI) PLN wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk segera turun ke lapangan. Mereka meminta dilakukan investigasi menyeluruh terhadap operasional kelistrikan di wilayah Dabo Singkep, khususnya di daerah Unit Pelayanan PLTD Musai, baik itu oprasional minyak, hingga pelayanan terhadap pelanggan.
Warga berharap ada langkah konkret dari pihak SPI PLN dari wilayah Riau dan Kepulauan Riau, untuk mengatasi krisis listrik ini, termasuk kejelasan jadwal pemadaman serta perbaikan sistem distribusi agar kembali normal dan stabil.
“Kalau memang ada kendala, sampaikan secara terbuka. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan tanpa kepastian,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Manejer PLN Dabo Singkep, terkait penyebab utama maupun estimasi waktu berakhirnya pemeliharaan mesin di wilayah PLTD Musai. (Hendra)















