Sekda Lingga Armia Buka Suara, Bantah Tudingan Gagal Kelola Anggaran

0
114
Google search engine

Lingga, SinarPerbatasan.Com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, Armia, memberikan tanggapan terkait tudingan yang menyebut dirinya gagal dalam mengelola anggaran dan tata pemerintahan daerah.

Dalam keterangannya, Armia menegaskan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan merupakan kewenangan satu pihak semata, melainkan hasil kerja kolektif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Perlu dipahami bahwa mekanisme pengelolaan keuangan daerah berjalan berdasarkan sistem yang terstruktur dan diawasi secara berlapis. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan melibatkan banyak pihak, bukan hanya, saya (Sekda),” ujarnya ketika di konfirmasi melalui pia telpon, Selasa 7 April 2026.

Ia juga membantah tudingan terkait rendahnya serapan anggaran. Menurutnya, setiap proses pencairan anggaran harus mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Prinsip kehati-hatian tetap menjadi prioritas. Kami tidak ingin dalam proses percepatan anggaran justru mengabaikan aturan yang bisa berdampak hukum,” tegasnya.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

Terkait kondisi ekonomi daerah yang disebut stagnan, Armia menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, termasuk kebijakan pemerintah pusat serta kondisi global yang turut berdampak pada daerah.

Selain itu, mengenai isu investasi yang dinilai terhambat, ia menyebut pemerintah daerah terus berupaya membuka ruang investasi dengan memperbaiki sistem pelayanan dan koordinasi antar OPD.

“Kami terus melakukan pembenahan. Tantangan geografis dan infrastruktur memang menjadi kendala, namun bukan berarti tidak ada upaya,” tambahnya.

Armia juga menegaskan bahwa kritik dan aspirasi masyarakat merupakan bagian dari demokrasi. Namun ia berharap semua pihak dapat menyampaikan pendapat secara objektif dan berdasarkan data, bukan asumsi.

“Kami terbuka terhadap evaluasi, namun mari mengedepankan fakta dan mekanisme yang benar dalam menilai kinerja pemerintah daerah. Meski kondisi kesehatan saya belum sepenuhnya pulih, roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya,”pungkasnya.(Hendra)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini