Kepulauan Riau, SinarPerbatasan.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura melaksanakan Safari Ramadan 1447 H dengan berbuka puasa bersama serta melaksanakan salat Maghrib berjamaah di Masjid Besar Baitul Karim, Kelurahan Tanjung Balai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kamis (5/3/2026).
Kehadiran Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang disambut hangat oleh masyarakat yang memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan yang telah memasuki hari ke-15.
“Hari ini kita sudah berada di hari ke-15 bulan suci Ramadan. Doa terbaik untuk kita semua, semoga amal puasa Ramadan yang kita laksanakan diterima oleh Allah SWT, begitu juga dengan amal ibadah lainnya,” ujar Ansar.
Ia juga berharap seluruh umat Muslim diberi kekuatan untuk tetap istiqomah dalam menjalankan ibadah hingga penghujung Ramadan.
“Semoga Allah SWT memberikan semangat dan kekuatan kepada kita untuk tetap istiqomah menjalankan ibadah sampai akhir Ramadan 1447 Hijriah. Mudah-mudahan Allah menganugerahkan predikat tertinggi bagi seorang hamba yang sukses menjalankan ibadah puasa dan amalan lainnya, sehingga kita menjadi orang-orang yang muttaqin,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar juga memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang terus dilanjutkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program yang terus diperkuat adalah Program Kepri Terang, yaitu penyambungan listrik gratis bagi masyarakat di berbagai wilayah Kepulauan Riau yang dilaksanakan melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Ansar menjelaskan bahwa tingkat elektrifikasi di Kepulauan Riau saat ini telah mencapai 99,92 persen. Namun masih terdapat wilayah di pulau-pulau kecil yang belum sepenuhnya tersentuh jaringan listrik PLN.
“Masih ada sekitar delapan persen wilayah di pulau-pulau yang belum tersentuh jaringan PLN. Ini akan terus kita dorong agar seluruh masyarakat Kepulauan Riau dapat menikmati listrik selama 24 jam,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Kepri juga terus melanjutkan program perlindungan bagi nelayan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Setiap tahunnya sekitar 31 ribu nelayan mendapatkan jaminan perlindungan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah.
Di bidang keagamaan, Pemprov Kepri juga menempatkan sekitar 50 ustaz di wilayah hinterland dan pulau-pulau terpencil untuk memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat. Program bantuan pembangunan masjid serta insentif bagi para guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) juga terus dilanjutkan.
Lebih lanjut, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau turut mendukung berbagai program prioritas nasional yang menjadi bagian dari visi besar pembangunan Indonesia ke depan.
“Kita juga mendukung program Asta Cita Presiden, seperti Koperasi Merah Putih, program makan bergizi gratis, serta pelayanan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya membangun masa depan bangsa,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Ansar mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan sekaligus evaluasi terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan juga evaluasi agar program-program ini dapat berjalan dengan baik. Pemerintah akan terus melakukan inovasi agar pembangunan Kepulauan Riau semakin maju dan berkembang,” tutupnya. (Adv)















