Natuna, SinarPerbatasan.com – Di balik hiruk-pikuk tugas menjaga kedaulatan udara di wilayah perbatasan utara NKRI, Pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna menumbuhkan ikhtiar lain yang tak kalah penting, ketahanan pangan.
Kamis (22/1/2026), suasana hangat penuh kebersamaan tampak di RSA Farm Lanud Raden Sadjad.
Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Dinas Perikanan Kabupaten Natuna melaksanakan panen lele, hasil kerja kolektif yang lahir dari pemanfaatan lahan satuan secara produktif dan berkelanjutan.
Panen tersebut bukan sekadar memanen ikan. Sekitar 150 kilogram lele yang dihasilkan menjadi simbol kolaborasi nyata antara TNI Angkatan Udara dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Natuna.
Kegiatan panen turut dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Lanud RSA Ny. Marni Onesmus Pasaribu beserta pengurus, para Kepala Dinas, Karumkit, serta personel Lanud RSA.
Hadir pula Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Dedi Damhudi, S.Pi., M.Si., perwakilan UPT Balai Benih Ikan Natuna, para Kepala Seksi, dan pejabat Lanud RSA yang sejak awal berperan aktif menyukseskan program budidaya ini.
Dalam sambutannya, Danlanud RSA menegaskan bahwa panen lele ini merupakan wujud komitmen satuan dalam memanfaatkan sumber daya yang ada agar memberi manfaat berkelanjutan, tidak hanya bagi keluarga besar Lanud Raden Sadjad, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat,” ujar Danlanud RSA.
Apresiasi pun datang dari Dinas Perikanan Kabupaten Natuna. Sekretaris Diskan menilai panen lele Lanud RSA sebagai langkah konkret yang patut dicontoh, karena mampu memperkuat ketersediaan pangan lokal sekaligus membangun sinergi yang harmonis antara TNI AU dan pemerintah daerah.
Sejak tahap perencanaan, perawatan, hingga pemanenan, seluruh proses budidaya lele melibatkan personel Lanud RSA.
Nilai kebersamaan, disiplin, dan ketekunan menjadi pelajaran penting yang tumbuh seiring berkembangnya ikan di kolam-kolam RSA Farm.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah supervisi Kepala Dinas Material (Kadister) Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., bersama Babinsa AU, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai perencanaan satuan.
Dari kolam sederhana di RSA Farm, Lanud Raden Sadjad kembali menegaskan perannya, tidak hanya sebagai garda terdepan pertahanan udara di ujung utara Indonesia, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Sebuah wujud nyata semangat TNI AU AMPUH yang hadir dan bermanfaat bagi negeri. (Erwin)














