Natuna, SinarPerbatasan.com – Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan seberat 5,5 ton ini diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU A-1318 dari Skadron Udara 31 melalui Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (11/12/2025).
Pengiriman bantuan dipimpin langsung Komandan Lanud RSA (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., didampingi Bupati Natuna Cen Sui Lan serta jajaran Forkopimda yang turut hadir menyaksikan proses pemuatan logistik sebagai wujud kepedulian bersama.
Bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan para aktivis Natuna dalam beberapa hari terakhir tersebut berisi pakaian layak pakai, sembako, perlengkapan bayi, makanan instan, obat-obatan, serta kebutuhan harian lainnya.
Danlanud RSA menyampaikan bahwa ini merupakan pengiriman kedua dan Lanud RSA akan terus siap mendukung proses penyaluran donasi dari masyarakat Natuna.
“Seluruh bantuan diterbangkan menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya disalurkan ke Posko BNPB, dan hari ini juga akan dikirim ke Padang, Sumatera Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Lanud RSA tetap siaga apabila masih ada tambahan bantuan dari warga Natuna untuk saudara-saudara di Sumatera yang sedang tertimpa musibah.
Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan mengapresiasi tingginya solidaritas masyarakat Natuna serta menyampaikan terima kasih kepada TNI AU, khususnya Lanud Raden Sadjad, yang kembali memfasilitasi proses pengiriman bantuan tersebut.
Proses pemuatan bantuan di Main Apron Lanud RSA melibatkan personel dari Lanud RSA, Satrad 201, Skadron Udara 52, dan Denhanud 477 Korpasgat. Sinergi ini menjadi bukti nyata implementasi semangat TNI AU AMPUH: Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis.
Pengiriman bantuan juga disaksikan oleh Ketua DPRD Natuna, Wakil Bupati Natuna, Kajari Natuna, Danlanal Ranai, Kadisops, Kadislog, Kadister, Dansatrad 201, Dandenhanud 477 Kopasgat, Danyon Komposit 1 Gardapati, Kakansar, Polres Natuna, Kepala Bandara Ranai, jajaran pejabat Lanud RSA, serta para aktivis Natuna. (Zaki)














