Lingga, SinarPerbatasan.Com – Nuansa hangat dan penuh makna mewarnai kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lingga di Masjid Nurul Huda, Desa Belungkur, Senin 23 Febuari 2025. Semalam.
Kegiatan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Armia, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lingga, Qamariah Armia, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Sejak kedatangan rombongan, suasana kekeluargaan terasa kental. Masyarakat, tokoh agama, dan pengurus masjid menyambut hangat kehadiran pemerintah daerah yang datang bukan sekadar menjalankan agenda tahunan, melainkan membawa semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Sekda Armia menegaskan bahwa Safari Ramadan adalah momentum untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung. Ia menilai, hubungan emosional yang kuat antara pemerintah dan warga merupakan pondasi penting dalam membangun daerah yang religius dan harmonis.
“Safari Ramadan ini bukan hanya seremoni. Kami ingin hadir lebih dekat, mendengar langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus mempererat ukhuwah yang selama ini telah terjalin,” ujarnya di hadapan jamaah.
Kegiatan berlangsung dengan rangkaian silaturahmi, shalat berjamaah, serta tausiah yang menyejukkan hati. Namun, ada momen berbeda yang membuat Safari Ramadan tahun ini terasa unik. Menjelang waktu berbuka, ceramah keagamaan justru diisi oleh Sertu Ramalan, anggota Koramil Daik, yang hadir bersama rombongan. Kehadiran prajurit TNI yang memberikan tausiah memberikan warna tersendiri dan mendapat perhatian khusus dari jamaah.
Selain itu, kepedulian nyata juga ditunjukkan Sekda Armia dengan meninjau langsung fasilitas tempat pengambilan air wudu masjid. Melihat kondisi yang perlu pembenahan, ia spontan memberikan bantuan sebesar Rp5 juta untuk pembangunan sarana wudu agar jamaah lebih nyaman beribadah.
Langkah tersebut disambut haru oleh pengurus masjid dan masyarakat setempat. Bantuan itu dinilai sebagai bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar janji program di atas kertas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya jajaran Kesbangpol, Bagian Kesra, Bagian Pemerintahan, Sekretaris Kecamatan Lingga Timur, perwakilan Koramil, serta Direktur RS Encik Maryam bersama tim dokter. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan sinergi pemerintah dalam menyentuh aspek sosial, keagamaan, hingga kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Sekda Armia menambahkan, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat semangat gotong royong, saling berbagi, dan menjaga persaudaraan. Ia berharap kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
“Nilai-nilai Ramadan harus terus hidup dalam keseharian kita. Kebersamaan dan kepedulian sosial inilah yang menjadi kekuatan utama membangun daerah,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama memohon keberkahan Ramadan dan kemajuan bagi Kabupaten Lingga. Safari Ramadan di Belungkur bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menghadirkan kedekatan emosional, kepedulian nyata, dan keunikan tersendiri melalui ceramah prajurit TNI serta bantuan langsung bagi fasilitas ibadah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat, serta semangat kebersamaan terus tumbuh demi terwujudnya Lingga yang religius, harmonis, dan sejahtera. (Hendra)














