Lingga, SinarPerbatasan.Com– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga, H. Armia, akhirnya angkat bicara terkait isu yang menyebut dirinya memiliki kekuasaan berlebih dalam pemerintahan hingga dinilai mendominasi peran Bupati.
Dia (Armia) menegaskan bahwa, tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Ia menyebut seluruh kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga tetap berada di bawah kendali Bupati Kabupaten Lingga, M Nizar sebagai kepala Daerah.
“Tidak ada istilah saya lebih berkuasa. Semua kebijakan dan keputusan tetap merupakan kewenangan Bupati. Saya hanya menjalankan tugas sebagai Sekda sesuai aturan,” tegas Armia, ketika di hubungi media ini melalui sambungan via telpon, Jum’at 20 Maret 2026.
Kendati demikian, ia menjelaskan, peran Sekda adalah membantu Kepala Daerah dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan, bukan mengambil alih kewenangan.
“Tugas Sekda itu jelas, membantu dan mengoordinasikan. Jadi tidak mungkin melampaui kewenangan pimpinan daerah,”lanjutnya dengan nada tegas.
Dan berkaitan isu kedisiplinan dan kehadirannya di kantor, Armia juga memberikan klarifikasi. Ia mengakui bahwa kondisi kesehatan sempat menjadi kendala, namun hal tersebut telah sesuai prosedur dan tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.
“Kalau ada ketidakhadiran, itu karena faktor kesehatan dan sudah sesuai aturan. Namun koordinasi dan pekerjaan tetap berjalan,” jelasnya.
Armia menambahkan, terkait keterlambatan pencairan TPP dan THR ASN, Armia menegaskan bahwa hal tersebut bukan karena faktor individu, melainkan proses administratif dan penyesuaian anggaran.
“Semua ada mekanisme. Kita harus pastikan sesuai aturan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,”ungkapnya.
Armia juga mengajak semua pihak untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga kondusivitas Daerah.
“Kita fokus saja bekerja dan membangun Daerah. Kritik itu penting, tapi harus berdasarkan fakta,” pungkasnya.
Akhir dari konfirmasi wawancara media ini melalui sambungan via telpon, Sebagai penutup, Armia berharap momentum Idul Fitri dapat menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Lingga yang lebih baik, harmonis, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lingga. (Hendra)















