Natuna, SinarPerbatasan.com — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Natuna.
Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang digelar di SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut, Selasa, 4 Februari 2026, pukul 08.00–10.50 WIB.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti oleh sekitar 50 siswa-siswi SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut. Hadir sebagai perwakilan STAI Natuna, Dallah, S.E., M.E., selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Muhammad Raus selaku Presiden Mahasiswa STAI Natuna, serta Diran, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah.
Dalam penyampaiannya, Dallah menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan STAI Natuna dan program studi yang tersedia, tetapi juga sebagai upaya edukasi dan silaturahmi untuk mendorong para siswa agar melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Satu (S1).
“Melanjutkan pendidikan adalah bagian penting dalam melahirkan pemikir-pemikir bangsa yang profesional. Harapan kami, siswa-siswi SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut dapat memilih STAI Natuna sebagai tempat melanjutkan studi, terutama yang minatnya sesuai dengan program studi yang kami miliki,” ujar Dallah.
Ia juga menekankan bahwa wilayah Bunguran Timur Laut telah melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, mulai dari lulusan doktor hingga alumni luar negeri, seperti Mesir.
Hal tersebut, menurutnya, harus menjadi motivasi bersama agar generasi muda tidak berhenti bermimpi dan terus mengambil peran penting melalui pendidikan.
“Minimal semua harus bergelar sarjana. Namun yang paling utama, adab harus diutamakan agar ilmu yang dimiliki dapat menjadi teladan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Diran, sebagai mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah, berbagi pengalaman dan motivasi kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa kuliah merupakan salah satu jalan untuk mengubah masa depan.
“Banyak hal yang kita dapatkan ketika kuliah, mulai dari relasi, ilmu, hingga wawasan. Bagi teman-teman yang terkendala ekonomi, ada peluang Beasiswa KIP Kuliah. Jika belum memiliki kartu KIP, masih bisa mengurus surat keterangan kurang mampu. Jangan sampai alasan biaya membuat kita berhenti melanjutkan pendidikan,” pesannya.
Motivasi juga datang dari Presiden Mahasiswa STAI Natuna, Muhammad Raus. Dalam sesi penyampaiannya, ia mengajak siswa-siswi untuk tetap fokus pada cita-cita dan memanfaatkan masa muda sebagai waktu terbaik untuk berkarya.
Raus menyampaikan pesan inspiratif melalui kisah singkat “katak pemanjat menara”, yang mengajarkan pentingnya berpikir positif dan tidak takut gagal.
“Jika ingin berhasil, jangan tanamkan hal-hal negatif dalam pikiran. Tetap semangat, punya mimpi, dan jangan mudah menyerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda Bunguran Timur Laut untuk mengambil peran dalam memajukan daerah.
“Kalau bukan kita yang mengisi dan membangun daerah ini, siapa lagi? Jika suatu hari Natuna menjadi provinsi, peluang kerja akan terbuka lebar. Tapi kalau hari ini kita cuek, percayalah kita akan tertinggal jauh,” tegas Raus.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran dan edukasi kepada siswa-siswi agar termotivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Acara ditutup dengan foto bersama antara tim STAI Natuna, pihak sekolah, dan para peserta sosialisasi. (Erwin)















