Dari Bunguran ke Langit Nusantara, Dua Putra Natuna Mengabdi Lewat AAU

0
10
Google search engine

Natuna, SinarPerbatasan.com — Langit Natuna kembali menyimpan kisah kebanggaan. Di tengah suasana menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, delapan Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) asal Provinsi Kepulauan Riau, transit di Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna, Jum’at (19/12/2025).

Namun, dari kedelapan taruna tersebut, dua sosok menjadi sorotan tersendiri. Mereka adalah Sermatar Ramadhan dan Sermatar Buana Firdaus Ariadi, putra asli Kabupaten Natuna, yang kini tengah menapaki jalan pengabdian melalui pendidikan di Akademi Angkatan Udara (AAU).

Keduanya merupakan alumni SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Bunguran Timur, sekolah yang berdiri di wilayah perbatasan NKRI.

Dari bangku sekolah menengah di Natuna, mereka membuktikan, bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk bersaing di tingkat nasional, bahkan menembus lembaga pendidikan militer paling prestisius di Indonesia.

Selain dua taruna asal Natuna, rombongan juga terdiri dari dua taruna asal Tanjungpinang dan empat taruna dari Batam.

Kehadiran mereka menjadi representasi nyata, kontribusi generasi muda Kepulauan Riau, dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia melalui TNI Angkatan Udara.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

Setibanya di Lanud RSA, para taruna disambut langsung oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., yang juga merupakan alumni Akademi Angkatan Udara Tahun 1997.

Sambutan tersebut menjadi momen simbolik regenerasi pengabdian, dari satu generasi perwira kepada calon-calon pemimpin masa depan TNI AU.

Danlanud RSA didampingi oleh Kadisops Lanud RSA Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., serta Komandan Skadron Udara 52 Letkol Pnb Gatot Prasetyo Adjar Bharoto, M.Han.

Para taruna tiba menggunakan pesawat Hercules TNI AU, menandai perjalanan pulang sementara untuk menikmati masa cuti bersama keluarga.

Dalam pesannya, Danlanud RSA menekankan pentingnya menjaga nama baik TNI Angkatan Udara di mana pun berada.

Ia juga mengingatkan agar para taruna menjadi teladan di tengah masyarakat serta memanfaatkan momentum cuti Natal dan Tahun Baru, untuk mempererat ikatan kekeluargaan.

Lebih dari sekadar transit, kehadiran dua putra daerah Natuna ini menjadi simbol harapan dan inspirasi.

Mereka adalah bukti bahwa generasi muda dari wilayah perbatasan mampu menorehkan prestasi, menjunjung tinggi disiplin, serta berani bermimpi besar demi bangsa dan negara.

Dari Natuna, mereka berangkat. Ke langit Nusantara, mereka mengabdi. (Erwin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini