Natuna, SinarPerbatasan.com – Libur sekolah semester ganjil di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dimanfaatkan anak-anak dengan kegiatan positif dan edukatif. Salah satunya adalah memancing di laut, yang dinilai menyenangkan sekaligus bermanfaat.
Seperti yang dilakukan Aufa Yassar Prasetio (10), siswa kelas IV MI Darul Ulum Ranai. Ia mengaku memancing menjadi aktivitas favoritnya untuk mengisi waktu libur sekolah.
“Memancing itu seru, apalagi kalau pas dapat ikan,” ujar Aufa, saat ditemui di pelantar Pelabuhan Rakyat kawasan Pering, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Sabtu (27/12/2025) pagi.
Hal serupa disampaikan Dzaki (12), siswa kelas VI di sekolah yang sama. Ia mengaku sangat senang memancing di laut Natuna, karena ikan masih mudah didapat.
“Kami mancing ditemani Papa dan Mama. Kebetulan orang tua juga sedang libur kerja, jadi kami diajak mancing bersama,” kata Dzaki.

Ikan hasil pancingan tersebut biasanya dimasak untuk konsumsi keluarga di rumah. Selain menambah kebersamaan, kegiatan ini juga membantu menghemat pengeluaran dapur, karena tidak perlu membeli ikan.
Sementara itu, ayah Dzaki, Norbik (38), menilai kegiatan memancing jauh lebih bermanfaat bagi anak-anak, dibandingkan menghabiskan waktu bermain game di telepon genggam.
“Daripada main HP terus di rumah, lebih baik mancing. Kegiatan ini melatih motorik anak, mengajarkan kesabaran, serta mengenalkan mereka pada alam sejak dini,” ujar Norbik, yang merupakan pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna.
Kabupaten Natuna sendiri, dikenal memiliki laut yang bersih dan terjaga, sehingga ikan masih banyak ditemukan, bahkan di kawasan pesisir dan pelabuhan.
Libur sekolah semester ganjil tahun ini terbilang cukup panjang, dimulai sejak 22 Desember 2025 dan berakhir pada 5 Januari 2026, memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. (Erwin)














