Batam, SinarPerbatasan.com – Semangat juang dan mental baja kembali ditunjukkan atlet karate asal Natuna. Carissa Maharani dan Naila, dua srikandi muda Gokasi Natuna, sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Forki Series I yang digelar di Mall Botania, Batam, pada 22–24 Januari 2026.
Prestasi ini terasa istimewa bagi Carissa Maharani, siswi kelas IX SMP Negeri 1 Ranai. Pasalnya, ia baru saja kembali dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jambi pada 16–18 Januari 2026, di mana ia berhasil mempersembahkan medali perak.
Tanpa waktu pemulihan yang panjang, Carissa kembali turun bertanding demi membela daerah.
Perjalanan laut yang melelahkan menggunakan KM Bukit Raya tak menyurutkan tekadnya.
“Kami pulang tanggal 27 naik KM Bukit Raya. Karena Kejurprov Forki Series I berlangsung tanggal 23 sampai 25, maka kami ikut memperkuat DPD Gokasi Kepri,” ujar Carissa penuh keyakinan.
Meski mengakui kondisi fisik belum sepenuhnya pulih akibat perjalanan panjang, Carissa menegaskan bahwa membawa nama Natuna di ajang provinsi adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
Di sela kebahagiaannya, Carissa menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tua, pelatih, guru, serta seluruh masyarakat Natuna yang terus memberikan doa dan dukungan.
“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Prestasi ini saya persembahkan untuk Natuna,” ucapnya.
Tak hanya Carissa, Naila, atlet muda Gokasi Natuna lainnya, juga tampil gemilang. Bertanding di kelas Pemula, Naila menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan dan sukses menumbangkan lawan-lawannya dengan teknik yang matang hingga meraih medali emas.
Perjuangan para atlet Natuna terbilang tidak mudah. Mereka harus bersaing dengan 18 perguruan karate dari seluruh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau.
Namun, berkat latihan disiplin dan mental bertanding yang kuat, atlet-atlet Gokasi Natuna mampu menunjukkan kualitas terbaiknya.
Sementara itu, Rohan Alfarades, yang kebetulan berada di Batam, turut menyumbangkan prestasi dengan meraih medali perak. Capaian tersebut tetap menjadi kebanggaan bagi kontingen Gokasi Natuna.
Ketua DPC Gokasi Natuna, Herman ST, mengaku bangga atas capaian para atletnya. Menurutnya, atlet-atlet Natuna memiliki potensi besar meski berasal dari daerah yang jauh dari pusat kota dan minim jam terbang.
“Anak-anak Natuna punya kemampuan di atas rata-rata. Walaupun dengan keterbatasan, mereka tetap mampu memberikan yang terbaik. Semoga ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan fasilitas latihan yang memadai agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal ke depan.
Prestasi demi prestasi yang diraih para atlet muda Natuna ini menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan semangat juang, kerja keras, dan dukungan bersama, Natuna terus melahirkan atlet-atlet bermental juara. (Red)














