Anambas, SinarPerbatasan.com – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Yusli Y.S., S.I.P. dari Partai PDI Perjuangan (PDI-P), memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para tenaga medis dalam menangani kasus dugaan keracunan massal yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Palmatak.
Saat dihubungi melalui seluler, Yusli menyampaikan bahwa respons cepat dan profesionalisme tim kesehatan menjadi kunci utama dalam penanganan situasi darurat tersebut. Ia juga mengapresiasi peran tim medis yang sigap menangani para korban.
“Saya mendapat kabar dari seorang sahabat terkait peristiwa yang terjadi pada Rabu di Siantan Tengah, yang melibatkan puluhan pelajar yang diduga mengalami keracunan MBG,” ujar Yusli saat dihubungi, Kamis (16/04/2026).
Yusli mengaku sempat melihat langsung kondisi di lapangan dan menyaksikan bagaimana para tenaga kesehatan tetap bekerja secara profesional meskipun jumlah pasien meningkat drastis hingga melampaui kapasitas ruangan yang tersedia di rumah sakit.
“Pasien sangat banyak sementara ruangan terbatas, namun kesiapsiagaan tenaga medis tidak kendor sedikit pun. Kinerja mereka sangat luar biasa dan patut kita hargai,” tambahnya.
Ia juga menilai bahwa tanpa koordinasi yang cepat dan tepat dari tim medis, dampak dari insiden tersebut bisa jauh lebih fatal, mengingat banyaknya korban yang datang secara bersamaan dengan gejala mual dan pusing.
Selain itu, Yusli mengaku sempat berinteraksi dengan para orang tua siswa guna memastikan anak-anak mereka mendapatkan penanganan terbaik hingga pulih dan dapat kembali ke rumah masing-masing.
Yusli berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Menurutnya, peristiwa ini dapat menimbulkan trauma bagi para siswa maupun keluarga korban.
“Saya berharap kejadian ini cukup sekali saja terjadi. Para siswa dan keluarga tentu merasakan trauma atas peristiwa yang menimpa anak-anak mereka,” tutupnya. (Adv)















