DPRD Anambas Desak Evaluasi Dapur SPPG Usai Dugaan Keracunan Massal Pelajar di Siantan Tengah

0
3
Google search engine

Anambas, SinarPerbatasan.com – DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas meminta Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyusul dugaan keracunan massal yang dialami ratusan pelajar di Kecamatan Siantan Tengah.

Ketua DPRD Anambas, Rian Kurniawan, menegaskan pihaknya akan segera memanggil Dinas Kesehatan untuk meminta penjelasan sekaligus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan layanan tersebut.

“Kami akan memanggil Dinas Kesehatan untuk mengevaluasi dapur SPPG tersebut, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Rian, Jumat (17/04/2026).

Ia menyampaikan bahwa DPRD melalui Komisi I sebelumnya telah turun langsung menjenguk para korban yang dirawat di Rumah Sakit Payaklaman guna memastikan kondisi mereka mendapatkan penanganan yang baik.

“Kami ingin memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan maksimal dan kondisinya terus membaik,” ujarnya.

Menurut Rian, peristiwa ini menjadi perhatian serius DPRD karena menyangkut keselamatan dan kesehatan pelajar. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dan tepat, termasuk penelusuran penyebab kejadian serta peningkatan standar pengawasan terhadap penyediaan makanan.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

DPRD, lanjutnya, tidak menginginkan kejadian serupa kembali terjadi di kemudian hari. Untuk itu, pihaknya akan terus mengawal proses evaluasi yang dilakukan oleh instansi terkait, termasuk memastikan adanya perbaikan sistem dalam penyediaan makanan bagi pelajar.

“Kami akan mengawal secara serius proses ini, mulai dari evaluasi hingga penanganan kasusnya, agar ada kejelasan dan perbaikan ke depan,” tambahnya.

DPRD juga mendorong agar Dinas Kesehatan bersama instansi terkait segera melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prosedur pengolahan dan distribusi makanan di dapur SPPG.

Selain itu, pihak sekolah dan penyedia layanan diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada siswa, demi menjamin keamanan dan kesehatan peserta didik.

Peristiwa dugaan keracunan massal ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan standar higienitas dan keamanan pangan, khususnya dalam program pemenuhan gizi bagi pelajar di Kabupaten Kepulauan Anambas. (Adv)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini