Semarak HPSN 2026, Wakil Bupati Anambas Pimpin Senam Bersama dan Aksi Bersih Sampah

0
8
Google search engine

Anambas, SinarPerbatasan.com – 
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., menghadiri dan mengikuti secara langsung kegiatan Senam Bersama dan Gerakan Aksi Bersih Sampah, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Bola Sulaiman Abdullah, Tarempa, Kecamatan Siantan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026, sekaligus implementasi Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Sejak pagi hari, lapangan telah dipadati peserta dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, TNI–Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga komunitas lingkungan.

Antusiasme peserta tampak jelas saat mengikuti senam bersama yang menjadi pembuka kegiatan.

Senam bersama tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan. Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Aksi Bersih Sampah di sejumlah titik strategis yang telah ditentukan panitia.

Para peserta tampak bergotong royong memungut, memilah, dan mengumpulkan sampah, baik organik maupun anorganik, sebagai bentuk aksi nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, menegaskan bahwa persoalan sampah saat ini bukan lagi isu lokal, melainkan telah menjadi masalah nasional yang membutuhkan penanganan serius dan terintegrasi dari seluruh pemangku kepentingan.

Ia mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah secara menyeluruh.

“Persoalan sampah sudah sangat krusial. Hampir seluruh Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan akan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat tahun 2028, bahkan bisa lebih cepat,” ujar Raja Bayu.

https://www.sinarperbatasan.com/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-20-at-21.06.11-6.jpeg

Sebagai tindak lanjut, pemerintah pusat meluncurkan Gerakan Indonesia Asri sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Gerakan ini dilaksanakan melalui keterlibatan aktif seluruh instansi pemerintah dengan memimpin kegiatan kerja bakti secara rutin, melibatkan sekolah-sekolah dan para pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, pelaksanaan aksi bersih sampah di Anambas hari ini merupakan bentuk nyata implementasi Gerakan Indonesia Asri di daerah, sekaligus upaya membangun budaya masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari mengurangi produksi sampah, membiasakan pemilahan, hingga menumbuhkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Raja Bayu juga menilai momentum kegiatan ini sangat tepat karena masyarakat akan segera memasuki Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh masyarakat menyambut Ramadhan dengan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat.

“Ramadhan hendaknya menjadi momentum untuk hidup lebih sederhana, tidak berlebihan, serta lebih bijak dalam mengelola konsumsi agar tidak memicu peningkatan volume sampah,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Anambas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan dan budaya positif di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian ucapan selamat atas pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Selamat Tahun Baru Imlek 2026, serta Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gerakan kolektif menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat budaya gotong royong, serta mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Thony)

Google search engine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini